Jadi akhirnya baru kali ini salah satu keinginanku bisa terwujud walaupun masih dengan alat yang apa adanya tapi akhirnya aku bisa ngebuat video Lets play aku sendiri. Video Lets play itu kurang lebih seperti ketika kita sedang bermain sebuah game, monitor layar game dan video kita bermain game tersebut di satukan menjadi satu video sehingga orang lain bisa melihat bagaimana cara kita bermain dan ekspresi ketika bermain.
Selasa, 29 Desember 2015
Senin, 21 Desember 2015
PHP zone - Perdana prototype video
Oke jadi disini aku aku mau nunjuki hasil dari video perdana yang aku buat dengan serba apa adanya (mengingat waktu yang singkat dan peralatan minim yang aku punya kemarin) dan rencana untuk project tahun depan aku bakal ngebuat video kurang lebih seperti ini dengan berbagai judul lainnya (beberapa diantaranya diadaptasi dari kejadian masa lalu kelam aku yah HAHAHAAA).
Disini aku mengambil satu scene dari film itu dengan tujuan untuk uji coba skil editing, dan pengambilan angle, aku mungkin bisa di bilang "buta" yah akan hal-hal perfilm-an ginian karena emang biasanya hanya sebagai penikmat doang...
So this is it salah satu video uji coba aku, "PHP zone"
Minggu, 13 Desember 2015
Review game: Hitman 2: Silent Assassin
Minggu kemarin kebetulan setelah kelar "Sadnight dota"-nya alphabetx, kami keluar untuk menyegarkan pikiran sejenak dari blaming "noob, ako mid, dan put tank in a mall". Kami nongkrong di sebuah warung susu dan secara tak sengaja aku melihat toko kaset game yang berada di pojokan persimpangan jalan tak jauh dari tempat kami.Aku singgah sebentar untuk melihat game apa yang menarik untuk dimainkan sampai akhirnya saudaraku menyarankan sebuah game yang keren abis, Hitman. Mungkin untuk beberapa orang game Hitman ini uda terkesan ketinggalan zaman/kuno tapi selalu ada orang kudet lelet yang telat mengikuti perkembangan, iya sudah bisa dipastikan orang nya aku dan bagiku game ini dilengkapi interaksi yg sangat keren seperti stealth kill
Minggu, 06 Desember 2015
Mencoba Cosplay
Cosplay adalah suatu hobi dimana kita menirukan semirip mungkin dandanan dari karakter kesukaan kita dan menerapkannya pada diri kita, dan Cosplay itu tergolong dalam kategori hobi yang mahal karena semua perlengkapan yang dibutuhkan untuk satu kostum mungkin akan sangat terasa bagi orang-orang yang dompetnya lebih sering keisi struk sisa belanja bulan kemarin daripada uang seperti aku. Tapi dimana ada niat pasti selalu ada jalan walaupun jalan tersebut sedikit lebih sesat dan akhirnya aku bisa ikut di hobi ini dengan motto
"jangan sampai rusak Cosplay gara-gara hidup", alhamdulillah sampai sekarang aku masih hidup.
Aku jadi ingat kejadian pertama kali mencoba Cosplay sekitar beberapa tahun yang lalu ketika masih SMA, sebelum jam sekolah (kebetulan
"jangan sampai rusak Cosplay gara-gara hidup", alhamdulillah sampai sekarang aku masih hidup.
Aku jadi ingat kejadian pertama kali mencoba Cosplay sekitar beberapa tahun yang lalu ketika masih SMA, sebelum jam sekolah (kebetulan
Jumat, 04 Desember 2015
Review game:DOTA 2
Akhir-akhir ini aku lagi sering main game online yang bernama DOTA 2, jadi di artikel kali ini aku gak akan menceritakan tentang aku dan "ke-alay-anku". Mungkin tidak banyak yang tahu (atau mungkin gak ada yang peduli) kalau aku juga sebenarnya gamer, aku suka bermain game type fighting, adventure, survival, rata-rata hampir semua aku suka kecuali game Winning eleven, PES, dkk karena mungkin aku kurang suka dengan yang namanya bola, dan pertengahan tahun 2015 aku dikenali dengan sebuah game online yang bernama DOTA 2 oleh saudaraku yang terlebih dahulu aktif bermain game ini. Awalnya aku tidak begitu tertarik dengan gameplay DOTA 2 karena menurutku itu terlalu rumit untuk dicerna oleh otak aku yang biasa hanya bermain flappy bird,Kamis, 03 Desember 2015
Haters
Hater cenderung lebih banyak mengetahui, lebih jujur, dan lebih sering memikirkan kesalahan kita dibandingkan dengan orang lain yang mungkin lebih dekat dengan kita. Mereka lebih sering menghabiskan waktu hanya untuk mencari kesalahan kita dan menggunakannya untuk menjadi bahan bicaraan contohnya ketika kita mengikuti suatu hobi dan tampak berhasil dari hobi tersebut, maka akan ada hal yang mereka cari untuk bisa menggunjingkan kita entah itu hobi yang mainstream lah, hobi anak-anak lah, mereka merasa hal yang kita lakukan terlalu mudah untuk dilakukan padahal juga mungkin sebagian dari mereka belum tentu bisa melakukan apa yang kita lakukan.Hater juga membenci hal-hal baru dari kita seperti misalnya kita merubah dandanan, potongan rambut, punya temen baru, sampe update-an tentang hidup kita di media sosial, jangan-jangan kita bernafas juga salah di mata mereka. Beberapa orang
Rabu, 02 Desember 2015
Keripik alay
Nama aku Wellem dan aku asli orang Medan, orang-orang mungkin bingung dengan namaku yang agak sedikit aneh dan asing ini, nama ini pemberian dari Opa (kakek) aku yg memang kebetulan orang Belanda. Namaku cukup panjang jadi aku di panggil dengan Wellem baik itu di rumah maupun di luar. Aku suka keripik mau itu singkong, kentang, atau tempe karena menurut aku itu menggambarkan persis diriku, rapuh tipis seperti keripik.
Semua orang pasti ingin terlihat trend dan kekinian agar dianggap gaul dengan yang lain, begitu juga denganku. Mengingat tahun 2009 warnet di daerah tempat aku tinggal belum terlalu banyak, game online juga masih beberapa jadi kalo dulu kita ke warnet itu belum ada yang namanya "putang ina bobo" sambil gebrak mouse. DUlu masih terasa aman dari begal, tidak terlalu macet, dan anak-anak juga masih bermain normal tanpa mengaung seperti serigala. Waktu itu aku masih sekolah kelas 1 SMK, Sosial media juga dulu yang booming Mirc dan friendster yang mana ketika kita tergesa-gesa ke warnet untuk update friendster ga sampe 5 menit online uda bengong karena gak tau mau ngapain dan dilanjutkan dengan main pinball atau chatting di Mirc.Selasa, 01 Desember 2015
Trend masa kini
Trend masa kini, semua orang berlomba-lomba untuk terlihat trend, kekinian, eksis, dsb. Zaman sekarang hampir semua orang punya tongsis dan fish eye, hampir semua orang (mungkin udah semua) punya Whatsapp, Instagram, Path, dan aplikasi sosial media lainnya. Kalau dulu kita kenalan ama cewe, kita cuma pengen tau nomor handphone ama alamat rumah, (sekolah dimana, makanan kesukaan umur, dsb nya itu opsional bisa dicari tau seiringnya waktu. Kalo sekarang? kita ketemu cewe bakalan banyak minta nya dan selalu yg terpikir itu sosial media nya contoh kasus, kita samperin cewe dan setelah basa-basi dikit langsung nanya "boleh minta pin kamu ga? sekalian kalau boleh minta line nya ? whatsapp, path, twitter, facebook juga ya". nomor handphone itu opsional.
Langganan:
Komentar (Atom)


